9 Cara Bersikap Saat Menjadi Pendamping Pejuang Kanker

Best Storytelling Danone Blogger Academy 2018, 48 x winners Blogcomp, Nominator tunggal Best Anggota Backpacker Jakarta 2014, Nominator Inspiratif Anggota BPJ 2016, Penyuluh Kesehatan, Admin Koin Untuk Pengajaran RSKO Jakarta, e-mail : mastiyan@gmail.com

Seterusnya

Tutup

Hari Kanker Sedunia dirayakan tiap tanggal 4 februari. Tahun ini, Hari Kanker Sedunia ambil topik “I Am And I Will”. Topik yang diangkat bisa disimpulkan sebagai loyalitas pada diri untuk lakukan sebuah perlakuan.

Saat daku membaca alodokter.com, kanker otak djelaskan sebagai perkembangan sel tidak normal (tumor) pada otak yang memiliki sifat garang. Sel kanker bisa kuasai dan ambil ruangan, darah, dan gizi dari sel sehat pada tubuh.

Berdasar tipe selnya, tumor otak bisa memiliki sifat jinak atau garang. Tumor garang pada otak atau kanker otak condong tumbuh bisa lebih cepat dan menebar ke anggota badan lain, dan bisa tampil kembali meskipun telah diangkat.

Tulisan ini adalah tulisan pengalaman penulis sebagai pengiring pejuang kanker otak. Salah-satu kakak kandungan penulis menanggung derita kanker otak dari tahun 2011 s/d berpulang desember 2016.

Pengalaman penulis mengikuti kakak dengan kanker otak dari tahun 2011 kemungkinan menjadi evaluasi untuk keluarga yang mempunyai bagian keluarga pasien kanker otak. Pasien kanker otak tidak sekedar hanya berasa sakit pada badannya tetapi dapat terusik kesehatan moralnya.

Pasien kanker otak bisa saja akan alami depresi, stres, emosi yang tidak bisa dikontrol, serta lebih peka. Dari yang produktif dapat beralih menjadi pribadi yang kurang kuat. Karena itu, diperlukan langkah tertentu untuk perlakukan atau hadapi pejuang kanker

Pengiringan keluarga pada pasien kanker otak bisa memengaruhi kualitas hidupnya. Bila Anda mempunyai rekan, famili, atau keluarga yang menanggung derita penyakit kanker otak, berikut cara-cara yang bisa Anda kerjakan untuk bikin mereka berasa lebih bagus.

_

  1. Mencari Kontribusi Mengikuti Pejuang Kanker

Jangan sampai berasa sanggup sendirian tangani pejuang kanker sebab bisa depresi dibikinnya. Urun rembuk dengan keluarga dan famili bagaimana berlaku pada pejuang kanker. Bikinlah agenda dengan keluarga lainnya untuk tiba dan turut turut serta dalam pengiringan

_