4 Tipikal Dosen Kalau Lagi Nguji Sidang Skripsi Mahasiswa. Pernah Ketemu yang Mana nih?

Di posisi pertama, ada type dosen yang umumnya hanya sebatas mengetes orisinalitas riset yang kamu kerjakan. Dosen dengan type ini sering periode bodoh bola online terpercaya dengan kekeliruan penulisan, atau bahkan juga konsep-konsep riset yang kamu lakukan. Dasarnya, yang paling penting diurusiinya ya pasti saja orisinalitas riset. Jangan sampai mencoba untuk memplagiat kreasi seseorang jika bertemu dosen yang ini.

Seterusnya dan sering kali membuat kita grogi dan kesal saat melawannya ialah type dosen yang jahil sebab ingin selalu memperlihatkan jika ia ini orang yang kuasai sekali sektornya. Jika bertemu sama dengan yang beginian, ingin kerjaanmu sudah betul juga tentu masih saja akan digasak mati-matian.

Type dosen yang ini tidak kalah nyebelin dibanding dosen awalnya. Apa lagi jika dosen penguji itu sering kali berdiskusi sama dosen pembina kita dalam soal apa saja. Sering cocok sudah di ruangan ujian mereka masih saja ngotot-ngototan sebab sama-sama tidak senang dan tidak sepakat. Pada akhirnya ya masih saja kita yang menjadi di tengah mereka, berduka sekali. ?

Ujian skripsi / Kredit: Rijal0

Walau ada deretan type dosen yang sering membuat kita takut, grogi, kesal, dan tidak tenang waktu ujian skripsi, tetapi tipe dosen yang ini seperti malaikat pada kondisi yang serba susah. Jarang-jarang dan sangat jarang sekali lo, ada dosen dengan type seperti begini. Baru masuk ruang ujian saja sudah ngomong ke kita jika diminta cepet-cepet saja presentasinya, tidak perlu semakin lama, dan panjang, sebab ia sendiri maunya buruan usai. Jika diminta seperti begini mah siapakah yang tidak mau, iya, kan?

Skripsi kemungkinan jadi hal yang demikian berat dan tidak ada selesainya. Ada selalu saja koreksi, koreksi, dan koreksi kembali tiap kita berjumpa dosen. Tetapi, ya memang demikianlah jalan yang perlu dilakukan buat lulus kuliah, dan tidak ada namanya perjuangan yang gampang. Karena itu tidak sedikit juga yang pada akhirnya luruh di tengah-tengah jalan hanya sebab skripsinya ngadat lagi. Tidak boleh sampai juga kamu seperti demikian, semangat lagi, ya!