Masih Taat Karantina tapi Jerawat di Mana-mana? Kok Bisa?

Tidak berasa saat ini hampir satu tahun implementasi periode karantina atau yang dikenali dengan #DiRumahAja semenjak ada Covid 19. Beberapa kantor mengaplikasikan WFH (Work From Home) yang memungkinkannya pertambahan waktu senggang untuk beberapa wanita yang bisa dipakai untuk menganakemaskan dan istirahatkan kulit muka dari penggunaan make up yang sering dipakai setiap kali beraktivitas di luar rumah.

Tetapi anehnya, malah tampil permasalahan baru yang mengusik. Breakout! Walau sebenarnya kita telah meminimalkan pemakaian make-up, tidak terserang debu dan pencemaran karena lagi ada dan beraktivitas di rumah juga. Kok dapat? Apa pemicunya?

Diambil dari web Click Dokter, dr.Devia Irine Putri menerangkan pemicu dari breakout yang menerpa saat sedang WFH. Awalnya, breakout ialah satu keadaan yang membuat kulit muka banyak jerawat dengan jumlah banyak, memiliki ukuran besar dan meradang, dan lagi makin bertambah seiring berjalannya waktu. Breakout kerap terjadi saat kita tidak pas menggunakan produk perawatan muka yang baru dicoba; sebagai pertanda penampikan kulit pada beauty treatment yang barusan kita coba.

Tetapi saat kita sedang tidak menggunakan produk skincare atau beauty treatment yang baru dicoba, lantas apa pemicu breakout saat karantina di dalam rumah saja? Berikut sejumlah factor yang memungkikan berlangsungnya breakout.- Konsumsi Makanan atau Minuman Tinggi Kalori dan Gula

Saat di rumah saja kita kemungkinan bukan hanya lapar mata dengan beberapa produk lucu di basis berbelanja online, tetapi juga dengan gampang membuat kita tergoda dengan barisan minuman dan makanan yang bisa diminta dalam sekali click melalui delivery online. dr.Devia memiliki pendapat jika konsumsi makanan yang memiliki kandungan banyak gula, tinggi kalori dan berminyak. Sbisa tingkatkan jumlah insulin pada tubuh dan pertambahan produksi minyak di wajah. Nah, minyak berikut sebagai sumber timbulnya jerawat dengan menutup pori-pori muka dan memunculkan banyak jerawat baru.

  • Minimnya Konsumsi Vitamin D

Factor lain dari pemicu breakout ialah saat badan kita kekurangan salah satunya vitamin D. Ada beberapa jenis langkah buat memperoleh vitamin D untuk badan, seperti berjemur di bawah cahaya matahari. Skonsumsi beberapa makanan tertentu seperti jamur, telur atau minyak ikan kod, atau dari makanan buatan yang penuh akan vitamin D seperti susu kedelai atau oatmeal. Apalagi di periode wabah ini, berjemur dan konsumsi makanan sehat juga disarankan buat jaga kekebalan.