Viral Bocil Nyanyi Lagu Terpesona Lewat Toa Masjid. Kayaknya Mau Selawatan, tapi Lupa Lirik :D

Bagaimana tidak dalam bermacam sosial media trending rekaman video berdurasi singkat yang berisi slot online terpercaya seorang bocil tengah menyanyikan lagu “Kagum”. Tidak ada yang membuat ramai sich sesungguhnya, jika bocil itu tidak menyanyikan lagu itu melalui toa mushola yang mana tentu semua warga disekelilingnya dengar nyanyian dari bocah itu. Lagian ada-ada saja sich, menyanyi “Kagum” gunakan toa mushola, ya, langsung auto trending, Dek! ?

Untuk yang sudah dengar “Kagum” versus yel-yel polisi dan TNI, tentu saja kamu sudah tahu bila lagu itu. Sditampilkan dengan penuh semangat yang menggelora, dan suaranya juga demikian enerjik. Tetapi beda hal dengan versus sang bocah yang ini. Bukannya kedengar dengan berkobar-kobar, bocah ini membawakannya dengan penuh kehalusan dan kehati-hatian. Ciri khas anak kecil jika kembali nyanyilah.

Lebih kocak kembali saat dengar jika lirik lagu yang dinyanyikan di awal sampai akhir ternyata ialah dua lagu yang lain. Sebelumnya memang sang bocah menyanyikan lagu “Kagum”, tetapi saat. Sdi tengah, lirik yang ia nyanyikan berbeda menjadi salah satu lirik lagu selawat yang kerap dilantunkan di mushola. Aduhhhhh, Deeek~ ?

Namanya anak kecil, kita tidak tahu apakah yang ada dalam kepalanya. Kemungkinan saja memang niat. ssang. Sbocah itu ingin melantunkan beberapa lagu selawatan yang umumnya memang. skerap dilaksanakan di beberapa mushola saat sore mendekati. Tetapi yang bernama bocah jaman saat ini, kan, sudah mengenal dengan gawai dan sosial media. Karena itu tentu mereka mengetahui beberapa hal seperti begini.

Lumrah saja sich jika awalannya menyanyi lagu “Kagum”, lagi dihubung dengan lirik lagu yang lain. Lagian jika didengar secara benar-benar, suara yang dinyanyikan dari awalnya sampai akhir rupanya sama lo. Maknanya, bocah itu kemungkinan memang ingin selawatan, tetapi. ssebab yang dikenang ialah lagu jaman saat ini, karena itu nyambungnya ke lainnya. ?

Walau sesungguhnya tidak begitu memiliki masalah, sebaiknya jika orangtua jaga aktivitas anaknya sich. Janganlah sampai kelak. spamitnya ingin TPA ke mushola, tetapi sampai di mushola justru berteriak gunakan toa. ssampai semua masyarakat daerah keributan. Jika hanya menyanyi seperti bocil barusan. ssich mungkin tidak jadi masalah, yang bahaya itu jika mereka nyanyinya begitu semangat tepat seperti polisi atau TNI, kasihan masyarakat seputar. ?